
BUKITTINGGI – Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi sukses menyelenggarakan kegiatan Daurah Santri Baru pada Sabtu, 14 Zulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 2 Mei 2026. Dengan mengusung tema “Menghidupkan Tradisi Salaf, Membangun Generasi Tafaquh Fiddin di Era Digital”, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para santri baru dengan mentalitas ulama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Acara yang berlangsung selama satu hari penuh ini dibuka secara resmi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek, Ustaz H.M. Zaki Munawar, Lc. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa masa depan estafet kepemimpinan ulama berada di pundak para santri PDF.
Pesan Pengasuh: Rencana Hidup dan Keikhlasan
Ustaz Zaki Munawar menyampaikan pesan mendalam terkait beban belajar santri PDF yang relatif lebih berat dibandingkan jalur pendidikan lainnya. Beliau mendorong para santri untuk mulai menyusun rencana hidup jangka panjang, baik untuk pengembangan pribadi maupun kontribusi nyata kepada masyarakat sebagai kader ulama masa depan.
“Orang hebat lahir dari kehidupan yang penuh dengan cobaan yang berat. Santri PDF diharapkan sabar dan ikhlas dalam menjalankan setiap tantangan, baik saat mengaji yang melelahkan maupun rutinitas belajar yang terkadang membosankan. Semua harus diniatkan ikhlas karena Allah SWT,” ujar Ustaz Zaki di hadapan para santri.
Memahami Hakikat Pendidikan PDF
Senada dengan hal tersebut, Mudir PDF Ulya, Ustaz Irwan, Lc, dalam sambutannya memberikan penekanan pada perbedaan fundamental antara pola pembelajaran di Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dengan Madrasah pada umumnya. Beliau meminta para santri mengikuti daurah dengan khidmat agar benar-benar memahami ekosistem pendidikan di PDF.
“Santri harus istiqamah dalam pilihan pendidikan ini. Pemahaman yang kuat terhadap pola pendidikan kita akan menjadi pondasi bagi kalian untuk mencapai cita-cita dan harapan di masa depan,” tegas Ustaz Irwan.

Kehadiran Tokoh Pendidikan Parabek
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di lingkungan Sumatera Thawalib Parabek, di antaranya Ustazah Nofitri, S.Ag., M.Pd selaku Kepala Madrasah Aliyah dan Ustaz Ujang, S.Th.I, M.A. selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah. Kehadiran para pimpinan unit pendidikan ini menunjukkan sinergitas yang kuat dalam mencetak generasi religius di lingkungan pondok.
Melalui daurah ini, diharapkan para santri baru PDF Ulya tidak hanya unggul dalam penguasaan kitab kuning (tradisi salaf), tetapi juga mampu beradaptasi dan tetap relevan dalam menyebarkan dakwah di era digital yang dinamis.

