PARA PENUNTUT ILMU SUDAH MULAI MASUK ASRAMA

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Parabek,

Pada hari ini tanggal 13 Juli 2019 450an santri baru yang akan mondok di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi sudah mulai berdatangan. Wajah ceria dan penuh harap mulai terlihat di lingkungan Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Para wali santri dan keluarga juga turut ikut serta dalam mengantarkan santri baru ini untuk memulai pengalaman pertama berpisah dengan orang tua. Tahun ajaran 2019/2020 ini peserta didik yang mendaftarkan diri berasal dari banyak daerah seperti Jambi, Riau, Palembang, Bengkulu, Nangro Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Kalimantan, Maluku, bahkan juga dari NTT. Dari Sumatera Barat juga tidak kalah banyak hampir dari seluruh Kota Kabupaten di Sumbar juga menitipkan putra-putrinya di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi.

Tahun ini peminat untuk Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi sangat tinggi. Tercatat 1007 pendaftar yang mendaftarkan dirinya untuk bergabung dengan Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi namun hanya sekitar 800an santri mampu ditampung untuk mengikuti kegiatan belajar Mengajar pada tahun ini. Salah seorang wali santri yang sempat kami temui menyatakan sangat berharap anaknya betah dan suskses dalam menuntut ilmu di pondok pesantren. Mengingat pergaulan remaja saat ini sangat susah dikontrol jika pendidikan tidak menggunakan sistem asrama. Beliau berharap dengan masuknya anaknya ke pesantren yang akan memutus dari Media sosial, Game online dan internet yang tidak terarah bisa merubah anaknya untuk lebih dekat Alquran dan memperdalam ilmu agama sebagai bekal untuk hari-harinya dimasa yang akan datang.

Saat mengantarkan santri ke asrama tidak sedikit orang tua dan keluarga yang meneteskan air mata. Mereka merasa haru, karena harus berpisah dengan putra-putrinya untuk mondok di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Pemandangan ini sangat membuat haru. Namun hal ini tidak menyurutkan niat para santri untuk tetap menjalankan pendidikan di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Hanya do’a dan harapan yang disampaikan oleh para wali santri dan keluarga agar para putra dan putri mereka betah dan sukses dalam menjalankan pendidikan di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. [acz]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *