KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TAHUN 2019/2020 RESMI DIMULAI

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Parabek,

Pembukaan KBM secara resmi telah dimulai pada hari ini Selasa 9 Juli 2019 dengan agenda Pembekalan Kompetensi Guru yang akan berlangsung selama 3 hari kedepan.

Kegiatan Pembekalan Kompetensi Guru bertujuan untuk memberikan semangat dan pengembangan kemampuan kompetensi guru dalam menyiapkan materi pembelajaran, mengembang metode pembelajaran dan juga memberikan pencerahan untuk menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi di dalam pengembangan kurikulum yang berlaku. Karena Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi juga mengadopsi Kurikulum 2013 edisi revisi yang ditetapkan oleh pemerintah. Disamping itu Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi juga menerapkan kurikulum dari Kementrian Agama dan Kurikulum Pondok Pesantren yang dirancang oleh Syaikhu Madrasah dan Jajaran guru pondok.

Kegiatan pembekalan guru ini dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Untuk tahun ini Panitia menghadirkan beberapa orang pemateri untuk memberikan materi mengenai pengembangan kompetensi guru. Hari pertama kegiatan diisi oleh Ibu Febrial, S.Pd dan Ibu Helmi, S.Pd, M.Pd yang merupakan pengawas untuk Madrasah Tsanawiyah Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Di hari kedua Para guru diberikan pencerahan dan pembekalan bersama Syaikhu Madrasah Buya Deswandi dan Tim Erlangga. Sebagai agenda penutupan Para guru dibimbing dengan kegiatan pembekalan dan workshop oleh Ibu Welusia, S,Pd., M.Pd dalam perancangan dan pengembangan Rancangan Program Pembelajaran (RPP).

Sekitar 140 Guru yang mengikuti kegiatan pembekalan ini menyatakan puas dan senang dengan diadakanya pelatihan ini. Para guru merasa sangat terbantu dan mendapatkan ide baru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar untuk tahun ajaran baru. Ustadzah Khaira Annisa, S.Pd contohnya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dan berdampak baik untuk para guru, terutama untuk metode pembelajaran yang terus berkembang. Dengan kegiatan ini diharapkan guru tidak hanya monoton dengan metode pembalajaran ala ceramah yang membuat para peserta didik cepat bosan. [acz]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*