Parabek, 20 April 2026 — Sebanyak 41 orang santri mengikuti ujian tahdid mustawa sebagai bagian dari seleksi masuk Universitas Al-Azhar Mesir. Kegiatan ini diselenggarakan di bawah naungan Markaz Syekh Ibrahim Musa, Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan khusus bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah.
Peserta seleksi tidak hanya berasal dari santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek, tetapi juga diikuti oleh santri dari berbagai pesantren lainnya. Hal ini menunjukkan tingginya minat santri untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar sebagai salah satu pusat keilmuan Islam terkemuka di dunia.
Sebelum mengikuti ujian yang dilaksanakan pada 20 April 2026, seluruh peserta telah menjalani masa karantina selama satu minggu. Selama masa tersebut, para santri mendapatkan pembekalan intensif berupa pelajaran-pelajaran khusus yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi seleksi.
Ketua Markaz Syekh Ibrahim Musa, Ustadz Abdurrahman, Lc., M.A., menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mencetak generasi ulama dan intelektual muslim yang siap bersaing di kancah internasional. Ia juga berharap seluruh peserta dapat memberikan hasil terbaik dalam ujian yang diikuti.
Kegiatan ini merupakan angkatan kedua yang diselenggarakan oleh Markaz Syekh Ibrahim Musa, sebagai bentuk komitmen dalam membina dan mempersiapkan santri untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar Mesir dan universitas timur tengah.
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak santri yang mampu melanjutkan studi ke luar negeri dan membawa kontribusi positif bagi umat dan bangsa.
