PENGAJIAN ALBAYAN 02-10-2017 : USTAD H. ILHAM, Lc.,MA (Tafsir QS. Al-Baqarah:80-81)

Hari ini tanggal 02-10-2017 pukul 09:00 WIB Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi kembali mengadakan kegiatan pengajian rutin Albayan. Penceramah kajian Albayan hari ini diisi oleh Al-Ustad H. Ilham, Lc.,MA yang merupakan Pimpinan Pondok & Mudir MA. Ustad H. Ilham, Lc.,MA membawakan materi ceramah tentang tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 80-81.

Seperti biasanya, pengajian ini dihadiri oleh Bapak/Ibu yang sudah lanjut usia. MasyaAllah, betapa semangatnya mereka untuk belajar ‘Ilmu Agama Islam. Bagaimana dengan anda?

Berikut rangkuman isi tausiah yang disampaikan oleh Ustad H. Ilham, Lc.,MA :

وَقَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَةً ۚ قُلْ أَتَّخَذْتُمْ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدًا فَلَنْ يُخْلِفَ اللَّهُ عَهْدَهُ ۖ أَمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja”. Katakanlah: “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?””. (Surat Al-Baqarah Ayat 80)

بَلَىٰ مَنْ كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَاطَتْ بِهِ خَطِيئَتُهُ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

(Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.“(Surat Al-Baqarah Ayat 81)

Beberapa ‘Ibroh atau pelajaran yang dapat kita petik dari Surat Al-Baqarah Ayat 80-81 adalah :

  1. QS. Al-Baqarah:80 ini menceritakan angan-angan kosong orang-orang yahudi, orang yahudi meyakini bahwa pilihan hidupnya adalah sebuah kesalahan besar, bukti yakinnya apa? mereka yakin bahwasanya mereka akan di azab oleh Allah ‘Azza wa Jalla di hari akhir. Mereka katakan “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali hanya beberapa hari saja”, berarti mereka yakin kalau pilihan hidup yang mereka pilih didunia sebuah kekeliruan. Sifat ini diambil pula oleh sabahagian kaum muslimin, apa itu? mereka yakin bahwa pilihan hidup mereka keliru, akan tetapi mereka masih bergelimang juga dengan dosa-dosa dan maksiat. Lantas apa bedanya mereka dengan orang-orang yahudi?

  2. Kekeliruan berpendapat oleh orang-orang yahudi, kekeliruannya apa? mereka memahami kalau azab itu mereka yang menentukan bukan Allah ‘Azza wa Jalla. Kenapa kita katakan keliru? karna yang menentukan seseorang diazab atau tidaknya adalah Allah ‘Azza wa Jalla bukan manusia.

  3. Ayat ini sekaligus ayat yang mengisyaratkan kepada kita jangan coba-coba mengikuti tipu muslihat syeiton, kenapa? karna juga engkau terbiasa mengikuti tipu muslihat syeiton siap-siap menerima konsekuensi keburukan, apa konsekuensi keburukannya? azab Allah ‘Azza wa Jalla di neraka. Tatkala Allah ‘Azza wa Jalla lahirkan kita ke dunia, Allah ‘Azza wa Jalla berikan petunjuk-Nya, cuma sayangnya manusia terbentuk menjadi dua golongan. Golongan yang pertama, mereka faham dengan petunjuk itu dan mengikutinya, sehingga mereka dimuliakan oleh Allah ‘Azza wa Jalla bersama para nabi, syuhada, orang-orang sholeh, dan orang-orang yang jujur. Akan tetapi sisi kedua manusia mereka adalah orang-orang  yang berpaling dari petunjuk Allah ‘Azza wa Jalla sehingga Allah ‘Azza wa Jalla kumpulkan mereka bersama orang-orang yang dilaknat oleh-Nya di neraka kelak. Mereka mendapatkan petunjuk, tapi mereka tidak memilih petunjuk itu dalam hidupnya, tapi yang mereka pilih jalan kesesatan. Apakah dia sadar? sadar!, Apakah dia tau? tau!, tapi yang mereka tempuh jalan kesesatan. Nanti orang-orang yang seperti ini tidak akan mendapatkan kemulian di sisi Allah ‘Azza wa Jalla, tetapi sebaliknya yang mereka dapatkan adalah kehinaan.

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ ۖ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا ۚ قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ ۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

Dan (ingatlah) hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)”. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui“.(Surat Al-An’am Ayat 128)

Semoga kajian Albayan hari ini dapat memberikan kita pencerahan bagaimana cara kita untuk menjadi hamba Allah yang patuh, ta’at dan tunduk dengan apa yang telah Allah dan Rasul-Nya tetapkan. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla mengumpulkan kita bersama para nabi, syuhada, orang-orang sholeh, dan orang-orang yang jujur. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*