Core Value Rabu, 23 Mei 2018

Oleh : Ustadzah Nurafni, Lc

Judul : Taqwa

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Pengertian taqwa merujuk pada Qur’an dan Hadits. Al-Qur’an menyebutkan, taqwa itu adalah beriman kepada hal gaib (Yang Maha gaib: ﷲ ), Hari Akhir, Mendirikan Shalat, Mengeluarkan Zakat, Beriman pada Kitab-kitab ﷲ, dengan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam menjalankan hidupnya sebagaimana yang tertuang pada QS. Al-Baqarah : 2 – 7.

Menurut hadits Nabi SAW, pengertian taqwa berintikan pelaksanaan perintah ﷲ SWT atau kewajiban agama. Dalam hadits Nabi Muhammad ﷺ yang artinya :

“Laksanakan segala apa yang diwajibkan ﷲ , niscaya kamu menjadi orang yang paling bertaqwa”. (HR. Ath-Thabrani).

Dalam bahasa Arab, Taqwa berasal dari perkataan waqa – yaqi – wiqayah (وقى- يقى- وقاية) yang artinya memelihara. Seperti yang termaktub dalam potongan surah At Tahrim ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai ﷲ terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At Tahrim: 6)

Jadi marilah kita memelihara diri kita sepenuhnya dari perbuatan yang dilarang oleh ﷲ sehingga kita dapat memperoleh derajat taqwa disisi ﷲ. Semoga kita semua menjadi manusia yang bertaqwa, آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ.

والله أعلمُ بالـصـواب

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*