CORE VALUE SABTU 07 OKTOBER 2017 : TAUSIYAH USTADZAH MISDAWATI, S.Pd

Rabu, 07 Oktober 2017 pukul 07:14 WIB-selesai Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi kembali mengadakan kegiatan Core Value. Pada kesempatan kali ini, Ustadzah Musdawati, S.Pd selaku Guru Bahasa Indonesia di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi menyampaikan tasiyahnya yang berjudul “Himah”.

Ustadzah Musdawati, S.Pd mengatakan : “Bekerja dan melayani tidak cukup bagi kami, kami bekerja dengan predikat luar biasa untuk meraih impian-impian kami.” Beliau juga mengatakan : “Himah itu tidak bisa kita lihat dari lahiriah saja, namun himah itu harus kita lihat dari zohir, karna himah itu artinya keinginan yang berasal dari dalam diri. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman dalam Surat Al Zalzalah ayat 7-8 :

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ (7) وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ (8)

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.”

Menurut Ustadzah Musdawati, S.Pd, Himah itu ada dua :

1. Himah Aliyah
Himah Aliyah bisa kita lihat pada diri Rasulullah Salallahu’alaihi wa Sallam, yaitu ketika orang-orang kafir qurais mendatangi Abu Tholib (Paman Rasulullah), mereka meminta kepada pamannya untuk mengatakan kepada Rasulullah agar Rasulullah menghentikan da’wahnya. Kemudian Abu Thalib membujuk Rasulullah Salallahu’alaihi wa Sallam agar bersedia menghentikan kegiatan dakwahnya karena banyak tokoh masyarakat kafir Quraisy yang mengancamnya bila ia tidak berhasil membujuk Rasulullah Salallahu’alaihi wa Sallam untuk menghentikan dakwahnya. Namun permohonan pamannya itu tidak dikabulkan, bahkan ia berkata tegas: “Wahai pamanku, demi Allah, sekiranya matahari diletakkan di sebelah kananku, dan bulan di sebelah kiriku supaya aku berhenti berdakwah, pasti aku tidak akan mau berhenti berdakwah sampai Allah memberiku kemenangan atau aku binasa dalam perjuangan.”

2. Himah Diniyah
Himah Diniyah bisa kita lihat pada diri seorang panglima perang yang hanya menyelamatkan dirinya ketika kalah dimedan perang daripada memilih untuk mengorbankan dirinya untuk memperjuangkan pasukaannya.

Dalam Closing Statement-nya Ustadzah Musdawati, S.Pd menyampaikan ajakan kepada seluruh Civitas Akademik Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi, beliau mengatakan : “Mari kita perkuat keinginan kita untuk meraih impian-impian yang sudah kita cita-citakan dari awal semenjak kita menginjakkan kaki di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi ini demi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa”.

Kemudian pada kesempatan tersebut Ustad H. Ilham, Lc.,MA selaku Pimpinan Pondok & Mudir MA menyampaikan beberapa informasi, diantaranya :
1. Besok insyaAllah kita akan menyelenggarakan Pengajian Duha perdana untuk tahun pelajaran 2017/2018
2. Diharapkan selama masa belajar agar kita semua memarkirkan kendarannya di tempat parkiran baru yang sudah disediakan oleh Yayasan.

Semoga dalam tausiyah yang disampaikan oleh Ustadzah Musdawati, S.Pd dapat mengingatkan Civitas Akademik Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi akan pentingnya untuk selalu memberikan pendidikan terbaik kepada para santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*