-+ 1200 SANTRI PARABEK MENGIKUTI SOSIALISASI ETIKA DALAM BER-LALU LINTAS

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Hari ini tanggal 19-12-2017 Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi bekerjasama dengan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bukittinggi mengadakan kegiatan “Sosialisasi Etika Dalam Ber-Lalu Lintas” di Masjid Jami’ Parabek. Sosialisasi ini diselenggarakan karna dilatarbelakangi oleh maraknya terjadi kecelakaan lalu lintas terutama sekali pada kalangan remaja.

Oleh sebab itu, Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi selaku lembaga pendidikan yang memberikan pelayanan prima kepada peserta didiknya dan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bukittinggi yang berkewajiban dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang lalu lintas saling bersinergi untuk memberikan sosialisasi kepada -+1200 santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh dengan antusias para santri.

Bapak Aiptu Yasliman, S.Sos selaku Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bukittinggi pada kesempatan tersebut mengatakan : “Pada tahun 2016 lebih dari 60 orang meninggal dunia dijalanan disetiap kota dan setiap tahunnya terus ada peningkatan, baik di kota kecil maupun di kota besar, kecelakaan di jalan raya rata-rata menimpa anak-anak remaja/sekolah mulai umur 19 – 20.”, tuturnya. Tentu ini merupakan angka yang tidak sedikit jika di kalikan dengan jumlah kabupate/kota yang berada di Indonesia.

Bapak Aiptu Yasliman, S.Sos juga mengingatkan kepada semua santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi agar menjadi pengendara yang memiliki etika sehingga tidak merugikan diri sendiri ataupun orang lain.

Semoga kegiatan Sosialisasi Etika Dalam Ber-Lalu Lintas ini dapat memberikan pencerahan kepada semua santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi dan kepada kita semua, sehingga dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*